Arsip
January 2009 (3)
Detailed Monthly Archive
- 15: Nasrul: “Jogja yang Memilih Ayah” (12)
- 08: Harsha Tanjung, “Jogja Itu Prospek Banget Buat Ngeband” (7)
- 02: Mbah Arek: Pada Kelopak Bunga Kemboja (9)
December 2008 (8)
Detailed Monthly Archive
- 29: Rahma: “Kapan ke Jogja Lagi?” (9)
- 25: Rupa-Rupa Wajah (2)
- 22: Ki Hadi Sutikno, Mendalang dengan Hati (4)
- 15: Ganis Garzella, Pedangdut Belia (7)
- 12: Faustinus Handi: Tak Ada Deja Vu untuk Gejayan (2)
- 11: Mbah Martodiryo, Jelaga yang Bikin Kangen (16)
- 04: Pak Mugi, Selama Becak Masih Ada…. (2)
- 01: Eddy Susanto: Juara 1, 2 dan 3 Sekaligus (13)
November 2008 (13)
Detailed Monthly Archive
- 29: Pak Min, Resep Lekernya Turun Temurun (4)
- 26: Jamino Tahu, Tapi Menunggu (7)
- 24: Grace Samboh, “Jogja, Kota Waktu luang” (14)
- 20: Biies, Seniman VW (2)
- 18: Turiyo, Nelayan bukan Pilihan (2)
- 17: Wini, Rumahnya Beratap Langit (4)
- 15: Bagong, Badut Dadakan (2)
- 12: Agus, Penjaja Surat Kabar (1)
- 09: Suratno, Menjual Bensin Eceran (0)
- 07: Pak Kliwon, Cleaning Service (4)
- 06: Slamet Warni, Ibu Parkir Yang Ulet (5)
- 05: Mbah Bilal, Pengrajin Batik (4)
- 04: Leilani, Pianis Karir dari SD (16)
October 2008 (10)
Detailed Monthly Archive
- 29: Widodo, Dokter Mesin (14)
- 26: M. Arief Budiman, Penjual Ide Segar (13)
- 26: Sumadi Lukman Anwar, Temanggung-Jogja-Amsterdam (40)
- 26: Angki Purbandono, Menapaki Jogja Lewat Foto (10)
- 21: Gandung, Tukang Becak “Art Trip” (11)
- 21: Bu Jumariyah, Pengamen dan Tukang Pijat (1)
- 21: Pak Siswanto, Penunggu Teman (3)
- 20: Borneo, Penduduk Jalan (7)
- 18: Bino Oetomo, Suhu Googling (4)
- 16: Pak Temon, Tukang Becak (0)







Komentar Terbaru